Tips Mengatasi Demam Panggung
van erjee — Sun, 28/06/2009 - 00:15
Rasa takut tidak bisa dihindari bila berhubungan dengan public
speaking. Bagi anda yang selalu menghadapi kesulitan yang sama ketika
melakukan suatu presentasi atau melakukan peran sebagai pembicara,
berikut ini adalah tips mengatasi kegugupan dan rasa takut ketika
melakukan public speaking.
1.Hadir seluruhnya dengan satu orang, selalu.
Ingat bahwa anda berbicara dengan satu individual, bukan pada suatu
"audience" secara keseluruhan. Koneksi orang-orang ini membentuk suatu
komunitas kolektif yang mendengarkan dengan penuh hormat dan perhatian.
2.Bernapas.
Sebelum anda memulai bicara, ambil 5-10 detik untuk diam--dan paling
tidak satu tarikan napas yang dalam--untuk "sampai" dan membangun
hubungan dengan pendengar anda. Ketika anda melakukan ini lebih dulu,
rasa takut secara alamiah akan mulai hilang.
3.Sadari dan ambil dukungan dari wajah-wajah friendly.
Ketika anda menerima dukungan sebelum anda memulai dan ketika anda
mulai bicara, anda memiliki landasan untuk merasa nyaman, percaya diri,
dan rasa percaya.
4.Jadilah diri anda sendiri.
Hal yang paling memaksa yang bisa anda lakukan adalah menjadi
nyata--menjadi diri anda sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya--dan
tidak ada yang bisa melakukannya sebaik anda. Setiap orang memiliki
cerita, pesan unik untuk disampaikan, dan suara yang spesial untuk
mengekspresikannya. Kehadiran kita berbicara lebih kencang dari apapun
yang kita katakan.
5.Mendengarkan.
Dasar dari berbicara yang jujur adalah dengan mendengarkan dengan hati
yang terbuka. Komunikasi adalah hubungan dua arah. Menyimak pendengar
anda ketika anda bicara membuka peluang bagi mereka untuk mendukung
anda dan menginginkan kesuksesan untuk anda.
6.Biarkan jeda natural.
Jangan takut untuk berhenti, bernapas, dan mendekatkan diri pada
pndengar. Hal ini akan memberi anda waktu untuk memusatkan kembali,
menemukan tempat anda, dan rasa dimana akan melanjutkan. Juga memberi
pendengar anda kesempatan untuk mencerna apa yang sudah mereka dengar.
7.Kualitas di atas kuantitas.
Idealnya adalah mengikat setiap orang 100%, bukan membuat kontak 100%
pada orang-orang. Kelompok memberi nilai pada kualitas koneksi lebih
besar dari kuantitas kontak..
Sumber : Googling
|
demam
canggung