|
|
| Home | about matabumi | Contact | Newsroom | Komunitas | Top Score |
| Publik Bikin Berita | Features | Pengaduan & Protes | Bisnis Rakyat | Opini | Berbagi Cerita | Free Data | Gossip | News |
10 Atlet Cantik Dunia yang Berprestasi Cemerlang
yakuza — Tue, 25/11/2008 - 01:53
1.Kari Traa (Norwegia) Atlet ski asal Norwegia kelahiran Voss, Norway, 28 Januari 1974, ini, sarat akat prestasi di bidangnya, olah raga ski. Ia meraih medali emas Olimpiade Musim Dingin tahun 2002, medali keduanya tahun 2006, dan terakhir tahun 1998. Empat kali juara dunia, tiga kali perak (1999,2005). Secara keseluruhan ia mengantongi 37 kali kemenangan dalam World Cup. Traa mulai menarik perhatian ketika ia berpose nyaris telanjang dalam seri pemotretan yg dilakukanmajalah olah raga Ultra Sport thn 2001. tahun 2002 ia mulai berbisnis dan sukses, bahkan meraih penghargaan. Biografinya terbit tahun 2006. Setelah mengakhiri kariernya sebagai atlet, ia pun terjun dalam pencarian bakat atlet ski serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan event World Cup. Ia juga berpartisipasi dalam penyelenggaraan Festival Olah Raga Ekstreem yang diadakan di kampung kelahirannya. Festival ini kini menjadi salah satu festival olah raga ekstremm terbesar di dunia. Kari Traa pernah terpilih sebagai Wanita Paling Sexy di Norway tahun 2002, yang diadakan oleh majalah MANN. Gelar yg sama 'wanita paling sexy' pilihan televisi Nettavisen juga disabetnya thn 2003 dan 2004.
2.Lauren Elizabeth Jackson Atlet profesional basket ball ini lahir di Albury, New South Wales, Australia, 11 Mei 1981 . Ia kadang dipanggil dgn sebutan 'LJ', 'Loz' atau 'Lozza'. Ia masuk tim nasional Australia The Opals sampai 2006, Ia menang dalam kejuaraan di AS, Australia, dan Rusia. Ia menjadi pebasket putri terbaik Austrlia dan satu dari pebasket putri terbaik dunia. Laurent mulai berkiprah di basket sejak umur empat tahun, ia mendapat suport sepenuhnya dari kedua orangtuanya, Gary dan Maree. Dari Sekolah Menengah Atas Albury, ia masuk Institut Olah Raga Australia di Canberra. Dalam usia muda, 16 tahun, ia terpilih masuk tim nasional The Opals 1997.
Ia menjadi kapten tim olah raga Institut Olah Raga Australia dan
berhasil menghantar timnya masuk dalam kompetisi basket nasional WNBL
(Women's National
Basketball League),
1998-1999 - an. Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi tim basket yg
usianya tergolong muda. Kemudian ia meneruskan kariernya dalam AIS
team, ia juga bergabung dengan tim lain di Canberra,dan memenangi 4
title 1999-2000,
2001-02, 2002-03 dan 2005-2006.
Tinggi Lauren yg mencapai 196 cm, memang sangat efektif dikombinasikan dengan kepiawaiannnya dalam shooting, maka tak heran kariernya pun terus melaju. Lauren memang atet yg sangat berbakat, ketrampilannya dalam basket dikombinasikan dengan ketangguhan mentalnya serta agresifitasnya, membuat ia menjadi sosok pebasket yg disegani di negerinya. Ia juga cerdas, itu terlihat dari kemampuannya mengatur strategi bermain tim dalam setiap pertandingan. Dengan berbagai prestasi yg diraihnya, i Maka tak berlebihan kalau tahun 2007 lalu dia mendapat penghargaan "WNBA Defensive Player of the Year Award".July 2007, Pada September 2007, ia memenangi penghargaan MVP untuk kedua kalinya.
3.Maria Yuryevna Sharapova Petenis cantik kelahiran Rusia, 19 April 1987pernah tercatat sebagai atlet putri pengumpul hadiah uang terbanyak, di akhir 2006.. Sharapova memenangi 3 Grand Slam singles titles. Thn 2004, ia menghempas Serena Williams dalam final Wimbledon pada usianya ke- 17. Dua tahun kemudian, ia memukul Justine Henin dalam final US Open. Thn 2008 ia kembali berkibar di arena Grand Slam, dengan menumbangkan Ana Ivanovic dalam final Australian Open.
Sharapova selalu berada dalam top 10 ranking dunia, sejak ia
memenangi Grand Slam. Ia merupakan salah satu petenis putri dunia yg
mampu bertahan lama dalam top 10.Walaupun tidak pernah menduduki posisi
nomor satu dunia cukup lama, setidaknya sampai akhir tahun, namun ia
telah dua kali pada rangking puncak itu, yakni thn 2005 dan 2007 Ia piawai bermain di lapangan rumput seperti Wimbledon, namun untuk lapangan clay spt French Open, ia bukanlah lawan berbahaya. Itu karena tipe permainan speed and power yg kerap dipakainya, ia memang bukan pemain bertahan yg bagus. Jika terlalu lama terlibat rally panjang, ia akan kehilangan groundstrokenya.Itu juga sebabnya, dari empat Grand Slam yg ada, hanya French Open yg tak pernah dimenanginya.
4.Michelle Sung Wie Musim panas thn 2000, diusianya 10 thn, ia menjadi peserta termuda dalam the Women's U.S. Amateur Public Links Championship. Usia 11 thn, ia memengani dua gelar the Hawaii State Women's Stroke Play Championship dan the Jennie K. Wilson Women's Invitational,sebuah kejuaraan golf bergengsi di Hawaii. Tahun itu, Wie menjadi pemain muda terbaik USGA amateur championship dan mendapat kesempatan bertanding dalam the Women's U.S. Amateur Public Links Championship. Wie menjadi perhatian bukan hy karena prestasinya tapi juga tinggi badannya yg mencapai 6 kaki 1 inc, saat usia 10 thn, di atas rata-rata orangtuanya, Hyun Kyong, ibunya, 5 ft 7 inc, dan ayahnya, 6 ft 2 inc. Berbagai prestasi terus diraih Wie. Pada 5 Oktober 2005, sepekan sebelum berulang tahun ke 16, ia mengumumkan berkarier di profesional. Dikabarkan ia mendapat kontrak sponsor dari Nike dan Sony lebih dari 10 juta dolar AS per tahun. Pada saat yg sama ia mengumumkan menyumbangkan 500 ribu dolar AS untuk korban badai topan katrina.
5.Allison Stokke Berusia 18 tahun merupakan atlet lompat galah. Ia bukan saja cantik tapi juga cerdas dan sangat peduli pada pendidikan. Sekarang ia bersekolah di Newport Harbor di Orange Country, CA, ia berencana masuk Berkeley setamat SMA.
6.Ana Ivanovic Bersama Agosto, Belbin berhasil merail medali perak Olimpiade 2006, 3 kali juara turnamen 4 Benua (2004-2006), dan lima kali menjadi tim nasional AS(2004-2008).
Cerita Belbin memiliki dwi kewarganegaraan terbilang unik. Ketika itu ia masih bermukim di Kanada. Sayangnya di negaranya tidak ada (menurut Belbin) pasangan dansa yg bagus. Jadilah ia pindah ke Detroit di mana ia akhirnya bertemu dgn partnert Benjamin Agosto dengan pelatih, Igor Shpilband. Ternyata pasangan ini sukses dan meraih medali perunggu pada World Junior Figure Skating Championships, inilah kompetisi internasional pertama yg berhasil dimenanginya. Belbin dan Agosto masuk kualifikasi Olimpiade 2002 dengan menempati urutan kedua pada US Championships. Tapi ia tidak bisa pergi karena Belbin bukan warga negara amerika. Kemudiania pun memproses kewarganegaraan amerika. Belbin mengerahkan segala kekuatan dan kemampuannya untuk bisa menjadi warga negara amerika. 'Bantuan' pun datang dari berbagai pihak, di antaranya para fans keduanya, Belbin dan Agosto. Lewat petisi yg ditandatangi para fansnya, meminta Konggres memberi dispensai bagi Belbin menjadi warganegara Amerika dan dapat berkompetisi pada Olimpiade Musim Dingin tahu 2006. Mereka percaya amerika akan emndapat medali dari penampilan Belbin. Ini memang agak kontroversi. Perjuangan Belbin yg mendapat bantuan berbagai pihak akhirnya berhasil. Pada 2005, ia mendapat kwarganegaraannya lewat proses naturalisasi, dan dapat bertanding di Olimpiade Musim Dingin 2006 membela Amerika. Dan memang tak sia-sia karena akhirnya Belbin berhasil meraih medali perak di Olimpiade. Itu merupakan hasil tertinggi yg pernah diraih tim penari es Amerika selama 30 tahun terakhir. Kemudian ia berturut-turut memenangkan Kejuaraan Nasional Amerika tahun 2007 dan 2008.***
|
|||||
| Direksi | Office | Disclaimer | Sitemap | Copyright @ 2007 |
Powered By
|