|
|
| Home | about matabumi | Contact | Newsroom | Komunitas | Top Score |
| Publik Bikin Berita | Features | Pengaduan & Protes | Bisnis Rakyat | Opini | Berbagi Cerita | Free Data | Gossip | News |
Presiden Selalu "Kabur" Saat Istana Didemo...
felix — Thu, 28/01/2010 - 14:22
Aksi unjuk rasa kabarnya akan dilaksanakan secara
besar-besaran hari ini (Kamis, 28/1/2010) di Jakarta dan sejumlah kota
besar di Tanah Air. Unjuk rasa ini untuk mengkritisi 100 hari
pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden
Boediono.
Namun, seperti seolah sudah menjadi "kebiasaan" Presiden, setiap kali ada unjuk rasa "besar-besaran" di depan "rumahnya", ia akan pergi meninggalkan Istana Kepresidenan.
Kebiasaan
itu hari ini pun terjadi lagi. Pagi ini Presiden tak berada di Jakarta.
Ia bertolak ke Pandeglang, Banten, untuk meresmikan Pembangkit Listrik
Tenaga Uap Banten I. Dalam kunjungannya ini, Presiden menggunakan jalan
darat dan akan kembali ke Jakarta sore hari.
Ketika
itu, Presiden di Bali selama dua hari untuk membuka Forum Demokrasi
Bali yang dihadiri 36 negara. Di sela-sela acara tersebut, Presiden
hanya memantau berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jakarta melalui layar
televisi. Ada apa ini? Terganggukah Presiden dengan teriakan-teriakan rakyatnya? (kompas.com)
Demo Besar, Presiden Kembali Tinggalkan Jakarta
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali meninggalkan Jakarta ketika
terjadi aksi massa besar-besaran, Kamis (28/1/2010). Rencananya,
Presiden akan meresmikan proyek pembangkit listrik tenaga uap di
Pandeglang, Banten.
Foto/Video/Audio
|
||||
| Direksi | Office | Disclaimer | Sitemap | Copyright @ 2007 |
Powered By
|