Saksi Kunci Yulianto Menghilang?



Nama Yulianto kerap disebut dalam kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan yang menyeret dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Siapakah Yulianto?

"Menurut pengakuan Ary Muladi, Yulianto ini pengusaha asal surabaya," kata Sugeng Teguh Santoso dalam perbincangan dengan VIVAnews, Jumat 6 November 2009.

Ary, kata Sugeng, menyerahkan uang Rp 5,1 miliar kepada Yulianto di Pasar Festival. "Yulianto rencananya akan menyerahkan ke oknum KPK tapi Ary tidak tahu siapa oknum itu," kata Sugeng.

Ada kemungkinan Yulianto fiktif? "Saya pribadi tidak tahu. Tapi, polisi pernah membawa Ary ke Hotel Crown pada 23 Oktober 2009," lanjut Sugeng. Di hotel itu, kata dia, nama Yulianto asal Surabaya memang pernah menyewa kamar pada Maret 2009.

"Klien saya memang mengaku pernah bertemu dengan Yulianto pada Maret 2009." Sugeng berharap mampu menemukan Yulianto untuk kemudian diperiksa. Pasalnya, Yulianto bisa jadi saksi kunci penyerahan uang itu.

"Karena klien saya tidak pernah bertemu dan menyerahkan uang ke Pimpinan KPK," tandasnya..

Polisi sudah menetapkan Chandra dan Bibit sebagai tersangka. Polisi menuduh mereka telah menyalahgunakan kewenangan dalam mencekal bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo dan mantan bos PT Era Giat Prima, Joko Soegiarto Tjandra.

Selain itu, polisi juga menuduh mereka menerima suap dari Anggoro Widjojo dalam rangka penyelesaian kasus dugaan korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan.

Terkait penyuapan ini, Pusat Penelitian Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) juga sudah menelusuri aliran dana kasus ini. Dan lembaga itu memastikan tidak ada aliran dana yang mengalir ke Bibit dan Chandra. • VIVAnews
quick weight loss