PALEMBANG
- Tersangka pencabulan, Hakiki (25), ditangkap warga karena ketahuan
sedang mencabuli korban ketika sedang mengambil air wudhu di Masjid Muhajirin
Kecamatan Sako Palembang.
Lalu diserahkan warga ke Mapoltabes Palembang, setelah mencabuli korbannya Py
(6).
"Aku khilaf pak, dan aku memang tertarik dengan dia. Makanya aku ingin
menciumi dia," kata Hakiki di Mapoltabes Palembang, Sumatera Selatan, Rabu
(19/3/2008).
Tersangka yang juga warga Jalan Batang hari Musi Raya II Kelurahan Lebong Gajah
Sako Palembang, itu mengaku telah mencabuli korban. Dia mengaku sangat tertarik
dengan korban, hingga terniat untuk menciuminya.
Dia juga mengaku, baru kali itu melakukan perbuatan mesum tersebut. Saat itu
dia lewat di depan mesjid, dan melihat korban. Lalu timbul niat untuk melakukan
tindakan tercela itu. Dan saat korban sedang mengambil wudhu, dia kemudian
menggendongnya masuk kedalam WC. "Aku Cuma menciumi bagian kemaluannya
saja. Dan tidak lebih dari itu pak,"kata dia.
Kasat Reskrim Poltabes Palembang Kompol Kristovo Ariyanto membenarkan, telah
menangkap tersangka pencabulan. Saat ini tersangka masih diperiksa unit Harda
Poltabes Palembang, dan akan memproses tersangka sesuai hukum yang berlaku.
Awalnya, di ruang wudhu mesjid Muhajirin Sako Palembang. Saat itu, korban Py
sedang mengambil wudhu untuk mengerjakan salat Magrib. Ketika itu kondisi
sedang sepi, dan hanya beberapa warga sekitar saja yang melakukan sholat di
mesjid itu.
Saat mengambil wudhu, tiba-tiba datang tersangka lalu menggendong korban masuk
kedalam WC mesjid, lalu membuka celana korban dan menciumi kemaluannya. Saat
itu, korban berusaha berontak dan menjerit.
Beberapa orang yang hendak sholat, mendengar suara jeritan tersebut. Lalu orang
tua korban serta beberapa warga sekitar, mencari asal sumber suara. Tetapi
tersangka telah melarikan diri. Kemudian, korban Py menceritakan, bahwa dia
telah dicabuli oleh tersangka. Beberapa orang warga kemudian mendatangi rumah
tersangka dan menyerahkannya ke Mapoltabes Palembang.
"Aku terkejut ketika mendengar bahwa anak aku telah dicabuli oleh dia.
Lalu aku bersama warga kemudian mendatangi rumah dia dan menangkap dia,"
kata Ibu korban, Hartati (28), warga Jl. Mesjid I Kelurauah Lebong Gajah Sako
Palembang, yang melaporkan peristiwa tersebut ke Mapoltabes Palembang.**okezone