Danau Kelimutu atau dikenal juga dengan sebutan Danau Tiga Warna,
yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, 'mendadak'
berubah warna lagi. Padahal sebelumnya Desember 2008 lalu, dua dari
tiga danau telah mengalami perubahan warna. Aslinya, warna danau itu
adalah merah, putih dan biru.
Desember lalu, air pada Danau Tiwu Ata Polo atau danau para arwah
orang jahat yang semula berwarna cokelat tua berubah warna menjadi
hijau tua. Sedangkan Tiwu Nua Muri Koo Fai atau danau tempat
berkumpulnya arwah muda-mudi yang sebelumnya berwarna hijau muda
berubah menjadi hijau kebiru-biruan. Tapi perubahan kali ini membuat warna ketiga danau 'seragam' yakni hijau muda.
Padahal siklus perubahan warna Danau Kelimutu
biasanya terjadi dalam waktu puluhan atau ratusan tahun. Namun kali ini
perubahan warna terjadi hanya berselang delapan bulan. Wahhh pertanda apakah ini? Peringatan alam bakal terjadi sesuatu?
Masyarakat setempat meyakini, perubahan warna air danau ini
merupakan peringatan alam bahwa akan terjadi sesuatu yang kurang baik
di negeri ini. Karenanya diminta semua waspada. Bahkan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Kelimutu, Nikolaus Ruma mengatakan, Dari tiga danau tersebut, katanya, danau yang berwarna biru, jarang
berubah warna, sehingga kekhawatiran bakal terjadi bencana yang menelan
korban jiwa.***
Berikut ini berita selengkapnya:
Danau Kelimutu Berubah Jadi Satu Warna
Danau tiga warna Kelimutu yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa
Tenggara Timur (NTT) kini berubah menjadi satu warna, yakni hijau, dari
warna aslinya merah, putih dan biru.
"Perubahan warna ini menunjukan tanda-tanda kurang baik," kata
Ketua Aliansi Masyarakat Adat Kelimutu, Nikolaus Ruma yang dihubungi
dari Kupang, Minggu (25/10).
Ia mengatakan, terdapat tiga danau yang terletak di Desa Woloara,
Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende yang letaknya berdampingan dan
masing-masing diberi nama Tiwu Ata Polo, Tiwu Ata Mbupu dan Tiwu
Ko'ofai Nuwa Muri.
Dia mengatakan, masyarakat yang bermukim di sekitar Danau Kelimutu
meyakini perubahan warna air danau tersebut sebagai tanda bakal terjadi
perubahan alam yang luar biasa yang harus diwaspadai.
"Ini merupakan tanda yang bisa membawa malapetaka besar bagi masyarakat," katanya.
Saat ini, katanya, warga di sekitar danua Kelimutu sudah mulai
cemas dengan adanya perubahan warna danau tersebut. Keyakinan ini
didasari pada pengalaman pada 1992 silam, seiring dengan perubahan
warna danau tersebut, terjadi gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores
yang menelan banyak korban jiwa.
"Perubahan warna danau ini pernah terjadi sebelumnya dan secara mendadak," katanya
.
Dari tiga danau tersebut, katanya, danau yang berwarna biru, jarang
berubah warna, sehingga kekhawatiran bakal terjadi bencana yang menelan
korban jiwa.
Kekhawatiran akan terjadi bencana ini, tambahnya, bukan saja
terjadi di wilayah Pulau Flores, tetapi Indonesia, karena keajaiban
dunia ini ada di Indonesia.
Seiring perubahan warna danau tersebut pada lima hari lalu,
lanjutnya, terjadi gempa yang mengguncang Saumlaki, sehingga perlu
diwaspadai adanya peristiwa selanjutnya. (Ant/OL-7)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/10/25/102134/129/101/Danau-Kelim...
Danau Kelimutu Berubah Warna
Danau Kelimutu di
Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali berubah warna. Tiga
danau yang letaknya saling berdekatan itu semuanya menjadi hijau muda.
Perubahan
warna ini, menurut Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu, Gatot
Soebiantoro, terjadi pekan lalu. "Perubahan warna Danau Kelimutu
terakhir kali terjadi pada Desember 2008," kata Gatot, Kamis
(15/10/2009).
Menurutnya, siklus perubahan warna Danau Kelimutu
biasanya terjadi dalam waktu puluhan atau ratusan tahun. Namun kali ini
perubahan warna terjadi hanya berselang delapan bulan. "Saya belum
dapat memastikan, apakah perubahan kali ini akan bertahan dalam waktu
yang lama atau tidak. Sebab, Danau Kelimutu merupakan gunung api
aktif," katanya.
Dia menambahkan, Pusat Penelitian Geoteknologi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2007 lalu pernah melakukan
penelitian, dan salah satu hasilnya menyebutkan apabila perubahan warna
berubah menjadi warna kelabu, maka dapat dipastikan akan terjadi
letusan. "Sampai sekarang, warna air Danau Kelimutu belum ada yang
berwarna kelabu. Semuanya masih hijau muda," kata Gatot.
Desember 2008 lalu, dua dari tiga danau di Kelimutu sempat mengalami
perubahan warna. Air pada Danau Tiwu Ata Polo atau danau para arwah
orang jahat yang semula berwarna cokelat tua berubah warna menjadi
hijau tua. Sedangkan Tiwu Nua Muri Koo Fai atau danau tempat
berkumpulnya arwah muda-mudi yang sebelumnya berwarna hijau muda
berubah menjadi hijau kebiru-biruan.
Satu danau lainnya, Tiwu
Ata Mbupu atau danau orang tua yang terletak terpisah sekitar 200 meter
dari dua danau lainnya tetap berwarna kehitaman. "Tetapi perubahan
warna kali ini, semua danau berubah menjadi hijau muda," pungkas Gatot.
(teb)
http://news.okezone.com/read/2009/10/15/340/265822/340/danau-kelimutu-be...
ohh ngeri! Ya Tuhan jauhkan