|
|
| Home | about matabumi | Contact | Newsroom | Komunitas | Top Score |
| Publik Bikin Berita | Features | Pengaduan & Protes | Bisnis Rakyat | Opini | Berbagi Cerita | Free Data | Gossip | News |
Rumah Bordil Pekerja Seks Pria Terungkap
mat_solar — Sun, 26/10/2008 - 02:44 Rumah bordil untuk pelacur wanita bukan hal yg baru, tapi mendengar rumah bordil untuk pelacur pria, rasanya 'aneh' meski sebenarnya bukan hal yg baru juga. 'Rumah bordil' pelacur pria beroperasi 'di bawah tanah' alias sangat rahasia dan konsumennya kalangan tertentu saja. Makanya jarang kasusnya terungkap. Di banyak negara, hal ini sudah menjadi rahasia umum. Bisa jadi di Indonesia pun ada. Tapi yg terjadi di Cina baru-baru ini cukup 'luar biasa' juga. 'Rumah bordil PSP (pekerja Seks Pria)' itu menyediakan jasa layanan kesesama pria. Mungkin maksudnya untuk yg homo, gay, atw biseks. Polisi berhail mengungkap kasus pelacuran pria ini dan menjebloskan 4 pelakunya ke penjara. Dari mana para pelaku mendapat pelacur pria itu? Ternyata dari website nananboy.com yg secara terselubung melakukan perekrutan pelacur pria. Begitu ungkap kantor berita Cina dalam situsnya xinhua.com. Pelaku kemudian menyewa dua buah kamar dan menjual layanan seks 400 yuan ($ 60) per sessi-nya. Tempat pelacuran tersebut terletak di bagian Timur provinsi Zhejian, dimana mereka di rekrut dan menawarkan layanan seks tersebut. Zheng menyatakan pembelaannya, hukum hanya melarang pelacuran wanita. Pengadilan membantah argumennya tersebut dan menyatakan hukum tidak mendefenisikan jenis kelamin. Demikian menurut Xinhua. Homoseks bukan lah sesuatu yang illegal di China, tetapi pelacuran memang dilarang. Salah satu dari pelacur pria tersebut mengidap penyakit siphilis, dia juga ditahan dan dipersalahkan karena menyebarkan penyakit menular seks. Pelacuran dilarang di China sejak revolusi komunis tahun 1949, tetapi kembali marak dan menunjukan "daya tariknya" seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan reformasi sosial selama tiga dekade belakangan ini.***rtr |
||||
| Direksi | Office | Disclaimer | Sitemap | Copyright @ 2007 |
Powered By
|