KALAU umumnya wanita yang telah berusia tua, 71 tahun, menikmati masa tuanya dengan lebih banyak tinggal di
rumah, berkumpul bersama keluarga dan menjauhi kehidupan duniawi, tidak
demikian halnya Isobel Varley, wanita yang kini berusia 71 tahun. Pada
masa tuanya Isobel justru sedang bersemangat memamerkan tubuhnya yang
dipenuhi tato.
Bukan hanya seluruh tubuhnya hingga ke bagian-bagian sensitif yang
ditato, tetapi nenek Isobel juga menindik bagian-bagian tertentu
tubuhnya. Terdapat 49 tindikan di tubuhnya.
Tingkah lakunya itu membuat sebagian orang heran, meski tidak
sedikit yang terkagum-kagum. Maklumlah untuk mendapatkan semua itu,
tato maupun tindik, dia harus menahan rasa sakit yang lumayan, terutama
di bagian-bagian tubuh yang sensitif semacam payudara dan putingnya.
Tetapi, baginya, usia boleh tua, tubuh boleh renta, namun semangat
dan jiwa harus selalu muda. Begitu disampaikan nenek Isobel saat
ditanya wartawan tentang aksinya.
Keunikan itu juga yang membuat Guinness World Record memberi nenek
Isobel penghargaan sebagai pemegang rekor wanita tertua dengan tato
terbanyak di dunia. Sejak Guinness Record menganugerahinya penghargaan,
Isobel berubah menjadi ‘selebriti', ia sangat sibuk menerima wawancara
media massa, juga mendapat undangan hadir dalam berbagai acara hiburan.
Isobel menjadi jarang di rumah. Dalam satu pekan dia bisa terbang
dari satu daerah ke daerah lain, atau dari satu negara ke negara lain,
untuk memenuhi undangan. Meski usia lanjut, fisik Isobel memang
tangguh. Buktinya kesehatannya tetap oke-oke saja, bahkan dia masih
sempat menambah koleksi tatonya.
"Tato saya yang terakhir dilakukan baru-baru ini yakni gambar bunga dan hati di dahi saya.
Saya merasakan sedikit sakit ketika ditato, tetapi tak mengapa
karena hasilnya pun sangat bagus dan indah. Saya suka sekali," ungkap
Isobel.
Sekarang ini boleh dibilang hampir 90% tubuhnya tertutup tato
dengan aneka gambar. Hanya di tangan, wajah dan telapak kaki yang tidak
bertato, selebihnya, penuh gambar warna-warni.
Nenek cantik ini memulai kegiatan menato tubuhnya saat berusia 49
tahun, persisnya tahun 1986, dengan tato pertama gambar bunga. Sejak
itu ia terus- menerus menato bagian-bagian tubuhnya sampai akhirnya
hampir seluruh tubuhnya dipenuhi gambar.
Namun, yang paling disukainya adalah gambar macan terbang di
perutnya. Biaya yang telah dihabiskannya untuk semua tato hampir 40.000
dolar AS.
Setelah tato, nenek nyentrik ini pun tertarik melakukan tindik. Dia
memulainya tahun 1989. Ada sekitar 16 bagian di tubuhnya yang mendapat
tindikan, di antaranya, 29 tindikan sekitar kuping, dua di hidung,
sedangkan masing-masing puting susunya satu tindikan.
"Pengalaman saya yang paling menyakitkan adalah saat puting saya
ditindik, sakit sekali," ujar ibu satu anak ini. Bagaimana reaksi Mac,
suaminya, atas tingkah laku istrinya?
"Suami saya justru sangat senang melihat ini semua," katanya
sambil tertawa.Isobel yang tinggal dan dibesarkan di sebuah kota kecil
di utara London,
seolah tak pernah puas. Ia masih bersemangat menambah tato di
tubuhnya, meski kini makin sulit mencari celah kosong di tubuhnya.
November 2005, dia menato kepalanya dengan gambar kupu-kupu,
setahun kemudian, November 2006, menambah lagi tato baru di belakang
kepalanya. -dia
http://www.isobelvarley.com